Sunday, February 14, 2010

Oink', Gen 2.

Oink'!
Udah tanggal yg kemarin dibicarain aja. Imlek! Gong xi Fat Choi! Tahun macan logam yaa? Wah. :D

Haha. Sayang sekali ketika tulisan ini ditulis, hujan tidak turun dan jeruk imlek tidak ada di hadapan.
Ya sudahlah! Paling nggak berita pagi gak semuanya berwarna pink. It comes in red instead! :)

Eh bukannya selamat pagi malah pembaca disuguhi ucapan makhluk berhidung oo itu. Maaf yaa gak sopan. :)
Pagi pembaca! Udah sarapan? Saya makan nasi goreng dong! Warnanya merah, yay! :)

Yap, masih tentang 14 Februari, tanggal dimana jutaan manusia dibumi ini, mengganggap hari ini sebagai hari kasih sayang, atau valentine, atau apalah bahasa lainnya. Hari dimana para sepasang kekasih saling memberikan hadiah kepada pasangannya. Nyaris semua stasiun tv swasta menyiarkan acara yg romantis. Diskon pun bertebaran di mall mall. Tempat liburan menawarkan harga yg sulit untuk ditolak. Restoran maupun cafe menyuguhkan suasana romantis, terutama di waktu malam. Papap cuap.

Tapi, hadiahnya cuma bunga sama coklat, basi banget. Acara tvnya sama kayak tahun lalu. Pusat perbelanjaan ramai pengunjung. Jalan ke tempat liburan macetnya gak karuan. Dimana mana tempat makan cuma ngasih lilin aromatik, dan bilang itu romantis, paling bagus ada live music. Dan anda tetap bersikeras ini hari yg romantis untuk anda berdua? Udah pernah kelilipan sendal?

Haha, sepertinya penulis kesal. Pasti gak dapet coklat.
Sok tau. :) Justru karena dikasih coklat cuma pas hari ini makanya kesal, kenapa gak tiap hari sih?! *dilempar bakiak*
Yaa, balik ke inti masalah, jadi sebenarnya, menurut penulis apa yg salah dengan hari ini dan segala perayaannya?

Niatnya
Karena apa?
Manfaatnya.
Dapat apa?
Maknanya.
Ada?

Oink'
Ia berada di kubangan lumpur karena dikumpulkan tuannya.


Oink'
Ia menggunakan alas tidur yg pernah digunakan sejenisnya.


Oink'
Ia tidak pernah berusaha keluar dari kandangnya.


Oink'
Ya, ia makhluk merah muda, pemakan segala yg diberikan tuannya.

Gak terlalu jauh berbeda sama definisi orang yg mengagungkan hari ini.

Merayakan karena pengaruh para kapitalis.
Menggunakan ide ide kreatif orang lain.
Tidak pernah sedikitpun mau berusaha meninggalkan perayaan hari akbar ini.
Ya, konsumtif terhadap semua hal yg berbau cinta di hari itu.

Sadarkah anda, ini semua hanyalah tipu daya para pebisnis yg semata menginginkan keuntungan berlipat?
Kalau tidak percaya, silahkan cari, banyak catatan tentang perayaan sesungguhnya hari Valentine, telah hilang. Barulah di sekitar abad ke-19, disaat teori kapitalisme kembali dikumandangkan dan industrialisasi mulai terjadi, Esther A. Howland, anak dari seorang pemilik toko buku mempunyai ide untuk memproduksi kartu Valentine secara massal. Dan dari sinilah era Valentine modern berawal, para kapitalis mengencangkan sekrup dan baut mesin pekerjanya untuk meraup untung sebesar besarnya dari prilaku konsumen yg konsumtif terhadap sebuah trend. Hm, saya kuliahin dikit yaa! :)

Eh, bahas sedikit lagi boleh kan? :) Kapitalisme artinya pemilik modal dapat melakukan apapun dengan segala aset yg dia miliki untuk meraup untung yg sebesar besarnya. Yaa, itu, kurang lebih. Masih lebih luas kajiannya. :)
Sedangkan industrialisasi itu merubah tenaga kerja manusia menjadi mesin, yg mana mampu memproduksi dalam jumlah besar, dan biaya yg lebih murah. Dan itu secara garis besarnya. Nanti bosan kalau ekonomi semua. :p

Balik ke satu paragraf diatas yg tadi, jadi apa maksudnya nih?
Hari ini adalah hari penumpukan pundi pundi orang bermodal yg membeli ide untuk dibuat dalam jumlah besar, sehingga para konsumen yg telah terdoktrin, cenderung tertarik dan mengkonsumsi tanpa memilih secara selektif. Itu dikarenakan doktrin yg mereka buat, adalah tema yg sangat manusiawi. Cinta.

Anda pasti rela melakukan apapun demi cinta, benar kan? Ini sangat manusiawi, ada yg bilang, life is nothing without love. Jadi topik yg krusial ini, ketika digunakan sebagai media pemasaran sebuah produk, dampaknya akan menjadi teramat besar. Yap, kapitalis menang 1-0. Maka dari itulah, saya sedikit banyak kurang suka dengan perayaan ini. Sesuatu yg sesuci cinta itu, bukan untuk meraup keuntungan sebesar besarnya, seperti yg anda dapat lihat di sekitar anda hari ini.

Mungkin memang ada benarnya hari ini hari penuh cinta, tapi saya lebih suka merayakan hari ulang tahun pasangan saya nanti, haha. Tentu di hari itu tempat makan yg mejanya terasa sangat romantis, meja kita kan? :)

Good day! :) Jangan dendam yaa, saya gak suka valentine-an, bukan cintanya! :)

2 comments:

  1. ahahahahhaaha
    gw suka posting lo yg ini.
    keren mif!

    ReplyDelete
  2. hahaii makasiih :D

    Nantikan episode selanjutnya! :)

    ReplyDelete