Friday, March 29, 2013

I Hate Slow

Do you?

Beberapa hari, atau lebih tepatnya seminggu yang lalu, jaringan ISP Smartfren terputus total dari internet. Penyebabnya adalah jangkar sebuah tanker yang entah bagaimana cerita persisnya, mengenai jaringan kabel utama Smartfren. Dan Indonesia pun dibuat ketar ketir karenanya. *bacalah dengan logat iklan axe*

Itu satu dari sedikit penyebab yang ternyata dan nyatanya nih pemirsa, membuat layanan Smartfren seperti terjatuh dan tak bisa bangkit lagi. *tos ke mas rumor* #ups

...oke kembali ke laptop

Namun penulis masih ceria! Ada apakah gerangan? Mungkinkah itu erangan? Ataukan sesuatu yang berseberangan? Dapatkah penulis melakukan peregangan? Apakah, lebih dulu telur daripada ayam? *bacalah dengan nada presenter silet*

...Laptop mana sih ini laptop.

Oh ada. Oke lanjut.

Dan beberapa hari ini koneksi Smartfren sudah kembali seperti sediakala. Bahkan, penulis baru saja skype-an ria bersama pacarnya dengan paketan yang hanya 49.000 sebulan. Sebulan loh. $6. Di luar indonesia sana hanya akan mendapatkan paket sms atau 3 hotdog. Atau lebih sedikit.

Tapi, di belahan indonesia bagian ketar ketir tadi, banyak yang mengumpat, menghina, mencaci maki, mencerca, menghina, mengumpat, mencaci maki, dan juga menghina smartfren di akun official facebooknya, membuat postingan di blog, serta dengan membuat postingan yang kurang lebih isinya sebagai berikut :

Katanya I hate slow. Dimananya?

Tentunya disaat anda dapat connect dengan baik dan benar lah bung.

Bahkan, hal ini hingga membuat menkominfo turut berperan serta dalam mencaci maki smartfren. Dengan komentar beliau yang seakan akan menjadi pembenaran para khalayak terhadap pencaci makian dan segala macam tindak keji lainnya. Astagfirullah. #eh?

Padahal hal ini merupakan sebuah bencana, yang saya yakin, walaupun saya bukan pemilik sah dari ISP Smartfren, yang mana beliau maupun siapapun juga akan ikut terkena dampaknya secara mental jika tidak sengaja lewat depan rumah mu. #eh maksudnya tidak sengaja membaca komentar di akun official smartfren.

Berita bagusnya adalah, secara baiknya, smartfren akan memberikan kompensasi yang berupa penambahan paket volume sebesar 50% jika anda mengisi pada tanggal 1-30 April. Saya yakin ini bukan april mop. Terlalu dini. Seperti pernikahan. #sinemaelektronik

Walaupun begitu, masih saja ada orang orang yang menganggap bahwa smartfren keterlaluan untuk memberikan kompensasi yang merekanya masih harus mengeluarkan uang untuk kompensasi itu. Padahal kalau dihitung hitung lagi, membeli paket internet apapun di smartfren masih cenderung murah untuk layanan yang ditawarkan. Dan memang sudah dihimbau untuk mengecek kesediaan layanan evdo selalu sebelum melakukan pembelian. Ini koneksi 3G bung, wajar saja apabila panas terik hujan badai maupun lokasi anda akan sangat berpengaruh terhadap keberadaan sinyal dan kecepatan internet anda.

Dan masih saja ada beberapa orang yang menganggap sia sia belaka menggunakan smartfren. Anda hanya akan ditipu slogan. Memang sebagian besar hal yang anda dengar di pesawat televisi dalam bentuk iklan adalah palsu. Tetapi, mengapa saya dapat menggunakan koneksi smartfren untuk melakukan panggilan via skype, mendownload game blood & glory, serta membuat post di blog yang sudah lama terabaikan ini.

Tarif dasar internet itu memang mahal bung. Internet memang bukan untuk semua orang. Kita ditipu iklan. Memang jika anda tidak mampu membayar untuk internet yang sesungguhnya (DSL), ya nikmati saja lah paket internet yang diberikan oleh provider maupun ISP manapun. Toh memang itu yang anda mampu bayar. Jangan hanya karena pendapatan anda minim lalu anda ingin akses anda tidak dibatasi. Jikalau akses internet anda maksimal, lalu perusahaan merugi, anda mau bertanggung jawab atas anak maupun istri dari siapapun yang bekerja disana? Anda tidak hidup sendiri bung.

Memang banyak operator lain yang mampu menawarkan paket internet yang lebih baik dan lebih murah mungkin. Lalu kenapa tidak anda ganti saja jika memang itu lebih murah? Toh masalahnya pasti tidak jauh jauh dari sinyal karena panas terik hujan badai kok.Kalau ingin stabil ya gunakan saja DSL. Pasti lebih mahal, tapi kualitas yang ditawarkan sebanding dengan harga yang dibayarkan.

Penulis sejauh ini, sejak 2009, sejak namanya masih Smart dengan logo 2 segienam ditempel dan berwarna merah dan harga modem 3G nya Rp.1.000.000, hingga saat ini menggunakan andromax-i dan Xstream evdo, saya tidak pernah mengalami masalah yang berarti. Kalau tidak bisa mendownload ya memang karena paket internetnya bukan yang dimaksudkan untuk mendownload.

Sudah saya tulis unek unek yang ada di pikiran saya selama seminggu belakangan ini. Saya capek dan kasihan melihat janji janji para pengguna smartfren untuk segera beralih operator. Mungkin saya yang berlebihan atau bagaimana, tetapi tulisan tidak berbayar ini tidak dimaksudkan untuk menaikkan pamor smartfren. Karena nyatanya janji untuk mencapai mbps pun seringkali sulit dicapai dengan kondisi cuaca dan bts yang saya rasa keberadaannya masih sedikit. Namun entah mengapa saya yakin saja operator smartfren ini bisa sejauh verizon di luar sana. Memang pasti masih jauh sekali perjalanan yang dilalui, seperti reli paris dakar. #woops tetapi operator ini bertahan sejak 2009, and its not a small feat. 

I hate slow, do you?